Friday, January 20, 2012

Pisang Batu di Balik Rujak Kolam

PEDAS LEGIT - Rujak Kolam rasanya sensasional. Pedas-pedas legit! Paduan kacang sangrai, dan pisang batu bikin lidah menari.

Murni, pedagang rujak kolam di Taman Kolam Sri Deli, menyapa hangat di depan warung rujak Guramarng miliknya. Kami memlih rujak Murni karena tergiur melihat tatanan cantik buah-buahan di stelling rujak Gumarang. Panasnya Medan rasanya bisa meleleh di olahan potongan buah segar olahan Murni dan Budi, suaminya.

Dengan cekatan Murni mencampurkan cabai, garam, adonan kacang tanah dan gula merah. Budi memotong-motong buah segar. Aroma nanas, jambu air, timun, dan mangga meruap bercampur dengan legitnya gula merah yang meleleh. Budi pun menambahkan cita rasa kedondong, jambu klutuk, pepaya, dan bengkuang. "Kalau selera, bisa ditambah pir atau belimbing," ujar Budi.

Sekejap potongan buah itu dicampur ke dalam adonan bumbu pekat berwarna cokelat di atas penggilingan batu yang kokoh. Adonan buah dan bumbu diletakkan di piring ditaburi taburan kacang yang digiling kasar. Budi meletakkan sendok plastik dan menusukkan lidi di atas olahan buah yang dijualnya Rp 12 ribu per porsi itu.


PISANG BATU - Rahasia sensasi Rujak Kolam itu ya di pisang batu ini.

"Satu yang paling khas dari Rujak Kolam ini adalah campuran pisang batu pada bumbunya. Pisang ini membuat bumbu menjadi lebih kental," ungkap pria yang sudah menjalankan usahanya selama 15 tahun ini. Pisang batu bukan hanya membuat bumbu rujak menjadi kental, namun juga sarat manfaat bagi si pemakan rujak. "Pisang batu ini obat sakit perut, cocok bagi penyuka rujak yang suka bermasalah dengan perut," ujar Budi.

Pisang batu, menurut Murni, kini banyak digunakan penjaja rujak lainnya. "Beberapa tukang rujak Aceh yang saya tahu juga sudah menggunakan pisang batu, adonan bumbu rujak memang jadi beda dengan campuran pisang ini," tandasnya. (*)


Lokasi: Belakang Kolam Sri Deli, di sebelah Masjid Raya

Plus
- Harga pas di kantung
- Citarasa lezat, lebih dari harganya. Best value!
- Penjual ramah
- Lokasi strategis
- Porsi lumayan banyak


Minus
- Lokasi di pinggir jalan dan hanya berupa warung tenda bikin tidak nyaman. Debu makcik!
- Panas banget saat siang hari
- Kebersihan harus lebih ditingkatkan

No comments:

Post a Comment